Select Page
Kota Mati

Kota Mati

Kotaku mati. Badai rindu berkecamuk menghancurkan segala harapan yang hidup dan menyala terang di dalamnya. Tanpa kata, ombak perpisahan melumat segala bahagia di dalamnya. Menyisakan sepi di lengang keheningan.Malam tiba tak seperti biasanya. Gigil menyelimuti tubuh;...

Praduga Tentangmu

Aku tidak perlu bertanya seperti apa rupaku di kepalamu. Mencari tahu ialah tugasku, mengingat ialah tugasmu. Di antara hujan-hujan yang ingin kulupakan, ada sederas hujan lain yang jatuh untuk kali pertama di atas lapang dadaku.Di sana, kau tiba tanpa permisi....

Tempat Segala Kenangan Bermula

Ada jejak-jejak kenangan menyapa kala rintik menyentuh tanah. Aromanya menenangkan namun terkadang mengingatkan pada pilu yang menyesakkan.Di sinilah kita—tempat segala kenangan bermula. Bangku kayu tua jadi saksi; kita pernah melukis senja dari beranda rumahku....

Rumah

Mungkin, hanya di dalam keterdiaman kita bisa saling bicara. Mengungkapkan segala yang ada; pada apa yang dilupakan kepala dan dicintai oleh hati. Membaca angin, bersemilir menuju teduh matamu yang kini taklagi hujan. Aku pernah percaya bahwa apa yang dijalani kelak...

Mencintaimu dengan Utuh

Lelah. Itu kata yang tepat, setelah tetiap langkah yang kuciptakan, takpernah benar-benar sampai padamu. Kau hanya bergeming—membuta.Bagaimana bisa kata itu ada, sedang rautmu tak henti buktikan kegigihan. Jika saja kau tahu segala jerih payahmu selalu sampai padaku....