Select Page
Sajak untuk Isyana Sarasvati #2

Sajak untuk Isyana Sarasvati #2

You do not needlook for more lightswhile it lives insideyour eyesJust sit next to me,Listening to sea voice;I will tell you a taleof a man finding his fateA man who lost his hopesurrender to the silentnight, killing all oflight remains thereUntil he found the onewho...
A Poem of Nothingness

A Poem of Nothingness

⁣Yes, I left you⁣Yes, I threw ⁣everything⁣behind⁣pretending ⁣I am⁣fine⁣⁣There was a day⁣Scariness swallowed⁣me like I was gonna⁣lose you forever⁣⁣I walked through the⁣rainy road, a drizzle⁣in your eyes, as it⁣never faded⁣⁣No kisses or tears⁣could wipe the⁣dark in...
Detik Detak yang Retak

Detik Detak yang Retak

Di jantung puisi itu, namamu taklagi berdetak.Retak satu-satu, gugur sebagai detik-detik disepanjang ingatan yang gersang.Bait demi bait jatuh ke tanah, mendebah upayayang payah. Terbawa angin dengan gelisah–taksanggup rebah, bahkan melupa sesuatu yangpernah.Aku...

Selamat Tinggal

Kenangan itu dulu rimbun di kepala; menggersang setelah kaubakar dengan sepasang kata penuh luka ituBarangkali, masih ada peluang bertahan. Barangkali, kau masih ingat jalan pulang ke hatiku.