Select Page
Kita sudah sama-sama dewasa; mengerti soal masa depan yang diinginkan masing-masing. Terkadang, jalan yang kelak kita pilih tidak melulu perihal siapa yang melukai dan siapa yang tersakiti. Lebih dalam daripada itu, seharusnya yang kita bicarakan ialah bagaimana cara mengusaikan ikatan yang pernah menyatukan itu.

Suatu waktu, kamu akan menyadari bahwa menangguhkan perasaan tidak pernah mengenakkan bagi sesiapa pun. Mungkin kamu, meskipun tanpa bicara, mencoba kembali pergi dan meninggalkan lembar-lembar pertanyaan di kepalaku. Mungkin kamu, meskipun tanpa pertemuan, mencoba menghapus segala kata-kata yang pernah kutuliskan untukmu.

Kita sudah sama-sama dewasa; dan menyisakan aku dan kenanganmu yang dulu terbakar menjadi abu bersama waktu. Menyisakan kebodohan yang meranggas dadaku, bahwa meskipun kamu kembali dan bukan untukku; aku selalu merasa kamu kembali karena kisah kita belum jua usai.